Senin, 24 Oktober 2011

Drago Yakin Rekrut Robbie Gaspar

“Dia sudah datang dan menunjukan kemampuannya kepada kita hari ini, dan dia akan menandatangani kontrak secepatnya,” kata Drago usai sesi latihan di Brigif cimahi, sore tadi.

Robbie dianggap sebagai pemain yang dibutuhkan tim, apalagi kondisi fisiknya saat ini cukup prima, dan tidak menunjukan masalah apapun dalam sesi latihan perdananya bersama Zulkifli Syukur dkk.
Di mata Drago, Robbie merupakan pemain multi posisi yang memang sangat dibutuhkan di tim.

“Persib memang membutuhkan pemain seperti dia, dan saya rasa tes untuknya sudah cukup (hanya satu kali), dan saya yakin dia memang untuk Persib,” jelas mantan arsitek timnas Myanmar ini.

bola-jabar.com

Foto : ' Gaspar ' Siap Isi Kuota Pemain AAsing Asia




FOTO: Robie Gaspar siap isi kuota asing Asia Maung Bandung Pemain berpaspor Australia Robie Gaspar (kedua kanan) mengontrol bola saat mengikuti latihan sore bersama Persib Bandung di Lap. Brigief Cimahi, Jawa Barat, Senin (24/10). Dirinya berkesempatan mengisi satu kuota  pemain asing Asia di skuad Maung BandungBarat, Senin (24/10). Dirinya berkesempatan mengisi satu kuota  pemain asing Asia di skuad Maung Bandung

Hate ' Gaspar ' 110 % kanggo Persib


"Saya senang bisa berlatih di sini (Persib), semua pemain menyambut saya, mereka semua baik kepada saya, walapun saya baru berlatih di sini, tapi saya merasa sudah lama berlatih di sini," kata Gaspar, usai latihan.

Saat ditanya soal kelanjutan masa depannya bersama Maung Bandung, pemain asal Australia itu menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pelatih Drago Mamic dan manajemen Persib.
"Tentu saja saya ingin bermain di Persib, siapa yang tidak mau Persib tim besar. Soal keputusan saya serahkan kepada pelatih dan manajemen Persib. Yang pasti saya akan kerahkan 110 persen kemampuan saya setiap kali saya main untuk Persib," ujar mantan pemain Persema Malang ini.

Ditanya soal posisi mana yang dia inginkan jika manajemen Persib merekrutnya?
"Soal posisi tergantung pelatih di mana saya main. Yang pasti saya siap karena saya pernah main di gelandang bertahan, sayap atau center bek," pungkasnya .

Sumber : inilah.com

Sikap Netral Persib Dinilai Tak Tahu Aturan

Sikap Netral Persib Dinilai Tak Tahu Aturan
INILAH.COM, Bandung - Sikap netral Persib Bandung terkait perpecahan peserta kompetisi Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012 dinilai salah dan tidak mengetahui aturan.

Salah seorang anggota Excecutive Committee (Exco) PSSI Toni Apriliani mengatakan Persib seharusnya berani menentukan pilihan dalam menyikapi kisruh di tubuh PSSI, terkait perpecahan peserta kompetisi IPL 2011/2012 yang masih dipersoalkan karena ada dua kubu, yakni 13 dan 10 yang berbeda paham.

"Sebelumnya Persib adalah salah satu tim yang paling keras menentang kebijakan PSSI jika tidak sesuai statuta PSSI maupun FIFA, termasuk saat menjatuhkan Nurdin Halid. Tapi kenapa sekarang Persib malah bersikap abu-abu," cetus Toni saat ditemui di rumahnya, Jalan Merak Ngibing, Minggu (23/10/2011) malam.

Toni sendiri merupakan salah satu dari sembilan anggota Exco PSSI yang menginginkan kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Indonesia digelar dengan jumlah peserta 18 klub.

Sebab, sambung dia, hal itu sesuai dengan hasil Kongres PSSI II di Bali yang berlangsung Januari lalu. Dalam Kongres itu, disepakati bahwa kompetisi musim 2011/2012 maksimal diikuti 18 klub. Sementara sebagai pengelola liga, PT Liga Indonesia tetap ditunjuk sebagai penyelenggara.

'' Jika Tahu Aturan, Harusnya Persib Tak Bersikap Netral ''


Bandung - Persib Bandung seharusnya berani menentukan pilihan dalam menyikapi kisruh di tubuh PSSI. Hal itu terkait kompetisi yang masih dipersoalkan karena ada dua kubu yang berbeda keinginan dan paham.

Menurut Wakil Ketua Komite Eksekutif PSSI Bidang Kompetisi Toni Apriliani, sebelumnya Persib adalah salah satu tim yang paling keras menentang kebijakan PSSI jika tidak sesuai statuta PSSI maupun FIFA.

"Selama ini Persib sangat vokal. Apalagi waktu kemarin menjatuhkan Nurdin Halid karena dinilai banyak pihak melanggar statuta. Kenapa sekarang Persib bersikap abu-abu (netral - red)," cetus Toni saat ditemui di rumahnya, Jalan Merak Ngibing, Minggu (23/10/2011) malam.


Sumber : detikBandung

PSSI sebut , '' Persib Banci ..!! ''

Sikap netral Persib Bandung yang memilih berdiri ditengah dalam menyikapi kisruh dan perseteruan antara 2 kubu mengenai format dan jumlah peserta kompetisi menuai kritik dari anggota Komisi Eksekutif PSSI Toni Apriliani. Dia menyebut Persib sebagai “banci” dengan sikap Persib yang memilih tidak ikut berseteru ini.

“Persib banci, kalau mereka ingin netral. Kalau pertandingan melawan Semen Padang ingin disahkan, berarti Persib memang ingin ikut IPL. Kalau mereka masuk dan mengambil sahamnya, berarti mereka banci karena tidak ingin menjalani perubahan yang lebih baik. Sikap mereka dengan netral bukan keputusan yang tepat, karena dengan situasi sekarang, harus ada sikap yang diambil demi kemajuan sepak bola nasional,” beber Toni di kediamannya kemarin, 23/10/2011.

Toni yang juga ketua Pengda PSSI Jabar ini juga menambahkan bahwa dia lebih senang dengan sikap klub lain seperti Persisam, Persipura, dan lainnya yang dia anggap lebih gentle dan memiliki sikap dibanding Persib. “saya lebih senang dengan Sriwijaya, Persisam, Persipura, Arema dan Persiwa. Mereka lebih gentle dan punya sikap. Kenapa Persib pilih ditengah? Seharusnya mereka punya sikap yang jelas,” pungkas Toni.

Sumber : Botn

Sore Ini , Robbie Gaspar Jalani Latihan



Robbie Gaspar
Robbie Gaspar
CALON pemain asing Asia, Robbie Gaspar, Senin (24/10/2011) sore ini dijadwalkan akan menjalani latihan bersama Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Bandung.
Kehadiran Gaspar menjadi salah satu jawaban terkait isu perburuan pemain asing Asia yang dilakukan Maung Bandung. Jika mengacu pada batas waktu yang ditetapkan PSSI, Rabu (26/10/2011), Persib hanya memiliki waktu dua hari untuk mendaftarkan pemain asing Asia-nya

Jika mengacu pada komentar yang pernah dilontarkan pelatih Drago Mamic. Posisi bermain Gaspar sesuai dengan yang diinginkan Mamic. Apalagi pemain yang pernah merumput di Liga Malaysia ini pun bisa difungsikan sebagai seorang bek .

Berikut Biodata Robbie Gaspar
Namalengkap : RobertMarkGaspar
Tanggallahir : 7Februari1981
Tempatlahir : Fremantle,AustraliaBarat,
Tinggi : 185cm
Posisibermain : Gelandang
Nomor Punggung : 23

Karier senior
1997-1999 Hanujk Split
2000-2001 Sidney Olympic
2001-2002 Pert SC
2002-2003 QAF FC
2003-2004 Sabah FC
2005 Persita Tanggerang
2006-2009 Persiba Balikpapan
2009-2011 Persema Malang



persibholic.com

'' Hadapi Timnas U-23 Persib Tak Perlu Ngotot ''

Bola.net - Tampil menghadapi Timnas U-23 dalam pertandingan uji coba, Persib Bandung tak akan tampil ngotot, hal tersebut dikarenakan untuk menjaga kondisi mental para pemain, hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh mantan pemain Persib, Bambang Sukowiyono.

"Persib memang tim yang belum siap, tak hanya untuk bertanding tapi juga sebagai tim yang siap menerima hasil negatif," ujar Sukowiyono.

Menurutnya, harus disadari bahwa hasil negatif pada laga uji coba sangat merugikan tim, karena akan menjadi beban psikologis yang bisa saja sulit untuk disembuhkan .

ஜ۩۞۩ஜ Exco PSSI Gelar Rapat Membahas Nasib IPL ஜ۩۞۩ஜ

Foto: Ist

BANDUNG - Executive Committe (Exco) PSSI akan menggelar rapat untuk menentukan keberlangsungan IPL pada hari Selasa (25/10) nanti. Anggota Executive Commite (Exco) PSSI Toni Apriliani membenarkan rencana rapat tersebut.

Toni menyatakan bahwa PSSI tidak bisa seenaknya menambah peserta kompetisi Liga Indonesia. Dia berpendapat, bahwa penetapan jumlah peserta liga telah diputuskan pada Kongres PSSI Bali, 21-23 Januari lalu.

“PSSI tidak bisa seenaknya menambah peserta kompetisi kasta tertinggi. Penetapan jumlah peserta liga telah diputuskan pada Kongres PSSI Bali. Jadi, kalau program ini mau diubah misalnya dari 18 ke 24, harus dibahas di kongres berikutnya atas usulan exco,” terang Toni, Minggu (23/10/2011).

Rapat tersebut akan difokuskan untuk membahas 6 klub peserta IPL 2011/2011 yang dianggap belum pantas mengikuti kompetisi. Ke-6 klub tersebut adalah Persebaya Surabaya, PSMS Medan, Bontang FC, PSM Makassar, Persibo Bojonegoro dan Persema Malang.

Selain penambahan peserta baru tersebut dianggap melanggar Statuta PSSI, rapat nanti juga otomatis akan membahas laga perdana IPL antara Persib menghadapi Semen Padang, 15 Oktober lalu. Hasil pada pertandingan itu adalah imbang 1-1 untuk kedua tim.

“Mungkin interpretasinya saja. Tidak tahu kalau harus sampai digugurkan,” kata Toni. Jika dilihat dari sisi kedatangan AFC, lanjut dia, memang benar karena AFC memberikan waktu agar pertandingan di gelar pada 15 Oktober. “Tapi itu persoalan ikut Asia Champions League. Setelah di cek, AFC juga menyatakan, sudah lupakan Asia Champions League,” tuntasnya


ஜ۩۞۩ஜ   bola.okezone.com   ஜ۩۞۩ஜ

Persib vs Timnas U-23 Diupayakan Di Gelar Di Bandung



Ferdinad Alferd

PENGURUS teras PT PBB akan berupaya mendorong rencana uji coba Tim Nasional Indonesia U-23 melawan Persib Bandung, Jumat (28/10/2011) bisa digelar di Bandung.
Sebelumnya dalam undangan yang disampaikan pelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan. Pasukan Garuda Muda dijadwalkan akan meladeni Maung Bandung di Cilegon, Banten.

“Akan kita upayakan agar bisa digelar di Bandung,” tutur Direktur Bidang Marketing dan Promosi PT PBB, Muhammad Farhan saat dihubungi Minggu (23/10/2011).
Menurut Farhan jika melihat pada kondisi dan situasi terakhir. Dimana pelatih Drago Mamic sering mengungkapkan keinginannya agar Maung Bandung bisa menjalani laga uji coba melawan tim yang berbobot. Jadi laga persahabatan melawan timnas U-23 cukup disayangkan jika kembali tak terealisasi.

Sumber : Persibholic

Minggu, 23 Oktober 2011

Poin Persib vs Semen Padang Terancam Di Hapus

Persib Bandung terancam kehilangan satu poin yang berhasil diperolehnya ketika melawan Semen Padang, Sabtu (15/10) lalu.

Poin tersebut terancam dihapuskan karena perpecahan di tubuh PSSI, yang menginginkan kompetisi diikuti 18 klub dan pihak lainnya berharap 24 tim berkompetisi sesuai dengan rencana awal.
Anggota Executive Commite (Exco) PSSI asal Bandung Toni Aprilani mengatakan, kemungkinan hasil laga pembuka Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012 antara Persib melawan Semen Padang yang berakhir imbang 1-1 tidak dianggap sebagai laga resmi.

“Penetapan jumlah peserta liga telah diputuskan pada kongres PSSI di Bali, 21-23 Januari lalu. Kongres tersebut tidak membicarakan soal program dan evaluasi pengurus yang lalu dan lainnya. Tapi hanya memilih Ketum, Waketum dan Exco, sehingga jika ada program yang mau dirubah seperti jumlah peserta kompetisi, harus dibahas di kongres berikutnya, atas usulan exco,” jelas Toni.
Dalam statuta Exco berhak menentukan jumlah klub didalam kompetisi profesional, waktu pelaksanaan, durasi kompetisi, dll.
                                                                                                              
                                                                                                            Sumber : Bola Jabar

Djohar Arifin Klaim Punya Saham 70 Persen di PT Liga Prima


TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoensia (PSSI) Djohar Arifin Husein mengklaim memiliki saham sebesar 70 persen di PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) . "Besaran saham ini sebagaimana yang tertera dalam akte pendiriannya yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemhukham) 10 Oktober 2011," kata Eddi Elison, juru bicara PSSI, melalui pesan singkat yang terima Tempo, Minggu, 23 Oktober 2011.

Namun, kata Eddi, kepemilikan saham tersebut oleh Djohar mewakili PSSI. Sedangkan 30 persen saham atas nama Farid Rahman, mewakili klub. Jadi, kepemilikan saham PT Liga Prima Sportindo ini bukan atas nama pribadi. "Tidak ada masalah dengan saham PT LPIS, jelas kepemilikan sahamnnya," Eddi menegaskan.

Pihaknya telah memprogramkan setiap peserta kompetisi IPL akan menerima dana Rp 2 miliar yang  akan diserahkan pada Januari 2012. Adapun untuk juara I kompetisi akan memperoleh hadiah sebesar Rp 2,5 miliar. Juara II Rp 1 miliar, Juara III Rp 750 juta, dan Juara IV Rp 500 juta. "Jadi kompetisinya siap dilaksanakan," katanya.

Sedangkan klub-klub yang menolak kompetisi Indonesia PLI, bersikukuh bahwa sesuai  keputusan kongres II Bali, PT Liga Indonesia yang berhak atas saham sebesar 99 persen. Sisanya, 1 persen dimiliki PSSI. Jadi, 99 persen saham itu milik klub, sehingga klub yang menolak kompetisi tersebut berhak menentukan apakah Liga Prima ini bisa digelar atau tidak.



10 Atlet Paling '' tajir '' di Dunia 2011 !!

Tahun ini Forbes membuat daftar Forbes SportMoney 50-50 yaitu mendaftar atlet-atlet yang memiliki penghasilan terbesar meliputi gaji, bonus, uang hadiah, penghasilan dari penampilan, endorsement, dan licensing dari bulan Mei 2010 hingga Mei 2011.

1. Tiger Woods (35 tahun)
Tiger Woods (reuters)
Cabang olahraga: Golf
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 75juta
Penghasilan Bersih: 500juta dollar –

2. Kobe Bryant (32 tahun)
Kobe Briyant (reuters)
Cabang olahraga: Bola Basket
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 53juta
Penghasilan Bersih: 140juta dollar –

3. LeBron James (26 tahun)
Lebron James (reuters)
Cabang olahraga: Bola Basket
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 48 juta

4. Roger Federer (29 tahun)
Roger Federer (apv)
Cabang olahraga: Tenis
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 47 juta

5. Philip Alfred
Phil Mickelson (reuters)
Cabang olahraga: Golf
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$46,5 juta

6. David Beckham (36 tahun)
David Beckham (reuters)
Cabang olahraga: Football
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 40 juta
Penghasilan Bersih: 135juta dollar –
7. Cristiano Ronaldo (26 tahun)
Christiano Ronaldo reuters)
Cabang olahraga: Sepak Bola
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 38 juta

8. Alex Rodriguez (35 tahun)
Alex Rodriguez (reuters)
Cabang olahraga: Baseball
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 35 juta
. 9. Michael Schumacher (42 tahun)
Michael Schumacher (reuters)
Cabang olahraga: Pembalap F1
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 34 juta

10.  Lionel Messi (23 tahun)
Lionel Messi (reuters)
Cabang olahraga: Sepak Bola
Penghasilan dari Mei 2010-Mei 2011: US$ 32,3 juta

                                                                                             Sumber :   Bola Jabar

Persib Deasak PSSI Mengirim Manual Liga

 
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Muhammad Farhan mengaku belum menerima panduan liga yang resmi dari PSSI. Sedangkan pada 26 November sudah ditentukan deadline untuk merampungkan semua kesiapan kompetisi.

“Manualnya mana? Masa bikin liga tidak ada aturannya. Tidak mungkin liga berjalan tanpa adanya manual (panduan),” ujar Farhan, Sabtu (22/10/2011). Persib mendesak agar PSSI segera menuntaskan hal itu guna menyelesaikan persoalan klub-klub Liga Indonesia yang kini terpecah dalam dua kubu.

Seperti diketahui, Kelompok 14 (14 klub) menolak untuk ikut berkompetisi di bawah bendera PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Mereka bersikukuh kompetisi tetap dijalankan PT Liga Indonesia (PT LI) dengan format 18 klub peserta. Satu kubu lainnya tetap ingin mengikuti kompetisi dengan bendera PT LPIS.

Hingga kini, kata Farhan, Persib belum menerima jadwal resmi baik dari LPIS maupun PT LI. “Jadwal yang resmi belum keluar, kan manualnya saja belum ada,” terangnya. Farhan mengakui persiapan tim Persib menghadapi kompetisi 2011/12 terus dilakukan. Sayangnya, belum ada kepastian jadwal pertandingan dari PSSI.

Dede Yusuf , '' Sikap Persib Bukan Abu - Abu ''

 
Ilustrasi: Sesi latihan Persib Bandung (Foto: Irfan Al-Faritzi)
BANDUNG – Persib Bandung yang tidak memilih untuk memihak salah satu kubu dalam keikutsertaan kompetisi Liga Indonesia dianggap sebagai sikap yang tegas. Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dede Yusuf berpendapat bahwa kompetisi manapun diharapkan mampu meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

“Sikap manajemen sekarang ikuti dulu saja. Kita tidak bisa katakan mana sikap yang baik. tidak masalah masalah Persib main di kompetisi manapun. Yang penting, Persib tetap harus main,” ujar Dede saat ditemui wartawan di sebuah kegiatan pembukaan lintasan sepeda di Cimahi, Sabtu (22/10/2011).

“Ini kan soal gengsi saja,” serunya. Lalu, apakah dengan adanya cibiran bahwa Persib bersikap abu-abu menyikapi persoalan kompetisi? “Segala sesuatu ada pilihan. Persib hadir untuk menghibur masyarakat. Saya setuju dengan sikap Persib yang memilih netral saat ini,” tandasnya.”

Saat ini klub-klub Liga Indonesia sedang terpecah dalam dua kelompok. Salah satu Kelompok yang terdiri dari 14 klub menolak untuk ikut berkompetisi di bawah bendera PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Sedangkan aatu kelompok lainnya lainnya tetap ingin mengikuti kompetisi dengan bendera PT LPIS. Kelompok ini terdiri dari 10 klub

Sabtu, 22 Oktober 2011

Selain SUS Gedebage , 4 Stadion Siap Di Bangun .



Stadion Gedebage
SELAIN Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, kedepan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan membangun empat stadion di wilayah Jabar.
Empat daerah di Jabar yang diproyeksikan bakal memiliki stadion dengan kapasitas dan standar nasional ini diantaranya Cirebon, Tasikmalaya, Bekasi, dan Sukabumi.

“Pemprov Jabar juga sedang memproyeksikan untuk membangun empat stadion dengan dana sekitar Rp 150 miliar per-stadionnya,” tutur Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf.

Proses pembangunan SUS Gedebage sendiri saat ini telah mencapai 25%. ”Kita akan terus mensuport agar pembangunan cepat selesai,” ujar Dede.
Dede menuturkan Pemprov Jabar sendiri akan mengucurkan dana hibah sebesar Rp 200 miliar untuk pembangunan SUS Gedebage

                                                                                                                             Persibholic

SUS Gedebage Sudah Memiliki Tribun Penonton

PEMBANGUNAN SUS Gedebage yang digadang-gadang bakal jadi kandang Persib Bandung sejauh ini sudah mencapai 30%.
Meski sempat mengalami kemunduran jadwal, yang mulanya akan selesai pada akhir 2011, berubah menjadi akhir 2012. Proses pembangunan terbilang cepat

saat ini SUS Gedebage sudah memiliki tribun penonton. Sejumlah pekerja proyek tampakb sedang menyelesaikan pembangunan di sektor tribun selatan. Panitia proyek sengaja memprioritaskan pembangunan tribun selatan, karena posisi pembangunan lebih dekat ke area keluar masuk kendaraan proyek.
Menurut salah seorang pengawas proyek sektor setelah tribun selatan selesai dibangun, selanjutnya proses pengerjaan yang akan difokuskan ke pembangunan tribun barat. Tribun selatan sendiri kini telah mencapai tahap finishing..

                                                                                                                      Sumber : Persibholic

Pesan Wakil Gubernur Buat Persib

Wagub Minta Persib Bersikap Hati-hati
Menyikapi Pro & Kontra Penyelenggaraan Kompetisi

DEDE YUSUF

WAKILGubernur Jawa Barat, Dede Yusuf berharap Persib Bandung mengambil keputusan tepat  dalam menyikapi kisruh yang terjadi dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia. 

”Semua keputusan saya serahkan kepada manajemen. Yang penting dimana pun dan kapan pun Persib harus bertanding di kompetisi dan masyarakat Jawa Barat pasti mendukung,” kata Dede disela acara pembukaan Gear Bike Park, Jalan Raya Cihanjuang KM 5, Parongpong Bandung, (22/10/2011).

”Sampai saat ini keuangan Persib tidak bermasalah. Jadi apa pun sikap Persib saya mendukung dan tidak jadi masalah,” jelas Dede. ”Kalau keuangan Persib terpuruk, baru saya akan turun,” tambahnya tersenyum.
Penasihat Persib tersebut juga menilai kisruh yang terjadi di PSSI soal pro kontra kompetisi kasta tertinggi, sebetulnya bukan jadi masalah bagi Persib. ”Itu hanya soal gengsi saja. Jadi buat Persib juga sebetulnya tidak masalah. Mau ikut mana pun yang jelas Persib harus tetap berkompetisi,” tegasnya

                                                                                                                           Persibholic

Persib Menerima Tantangan Timnas U-23

Logo Persib
SETELAH sebelumnya dibatalkan, Persib Bandung akhirnya siap menerima tantangan uji coba dari tim nasional Indonesia U-23 yang dijadwalkan digelar di Cilegon, Banten, Jumat (28/10/2011).

”Ya memang benar, secara lisan kita sudah sampaikan kepada pengurus Persib. Sebab Persib sendiri kebetulan lagi nyari lawan uji tanding,” tutur RD saat dihubungi persibholic.com, Sabtu (22/10/2011).
Partai persahabatan timnas U-23 melawan Persib sengaja digelar di Cilegon. Sebab pada waktu bersamaan, Stadion SUGBK yang akan menjadi venue final sepak bola SEA Games 2011, tidak bisa digunakan.
Gayung bersambut, ajakan uji coba dari timnas U-23 kali ini disambut baik oleh Persib. Asisten pelatih, Robby Darwis mengungkapkan cukup mendukung sebab Maung Bandung membutuhkan lawan uji tanding yang sepadan untuk mengasah kemampuan dan kualitas permainan.

”Jika terealisasi ini akan jadi uji coba yang berharga buat Persib. Sebab timnas U-23 bagaimanapun punya kualitas yang baik. Apalagi kita butuh lawan uji coba yang sepadan,” tandas Robby

Di Saat Libur Drago Mamic Fokus Susu Program

 Drago Mamic, Pelatih kepala Persib Bandung, memilih memanfaatkan waktu libur tim selama 4 hari untuk menyusun program satu bulan ke depan.

“Saya tidak kemana-mana, tetap berada di apartemen saya dan menyusun program tim untuk satu bulan ke depan. Saya ingin ketika tim kembali berkumpul, saya sudah bisa memulai menerapkan program tersebut,” kata Drago.

Skuad Persib Bandung diliburkan selama empat hari untuk memulihkan stamina, pasca pertandingan perdana melawan Semen Padang yang berkesudahan 1-1, di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (15/10).

Mamfaatkan Jeda Kompetisa Buat Evaluasi Tim !




Maung Bandung dijadwalkan kembali bertanding 3 Desember mendatang melawan Persijap jepara, dan di jeda kompetisi saat ini diharapkan bisa dimanfatkan dengan baik oleh tim pelatih untuk melakukan evaluasi.
Mantan pemain Persib Bandung Bambang Sukowiyono mengatakan, setelah pertandingan tersebut im pelatih seharusnya sudah memiliki catatan koreksi dan pembenahan apa saja yang harus dilakukan utnuk memperbaiki kualitas pertandingan sebelum kompetisi kembali dimulai.

“Saat jeda seperti sekarang, ini kesempatan bagi pelatih untuk melihat kekurangan dan melakukan evaluasi serta perbaikan,” kata SUko.
Di laga Persib vs Semen Padang, dia menilai permainan Abanda Herman dkk masih menunjukan banyak kekurangan, padahal Persib mengusung misi menjadi juara kompetisi yang lama tidak dicicipi.
Menurut dia, sebelum kompetisi bergulir lagi, tim pelatih diharapkan bisa memperbaiki segala kekurangan itu, dan secepat mungkin tim pelatih harus mengidentifikasi dan melakukan perbaikan.

“Pelatih juga bisa menerapkan berbagai program latihan untuk membuat Persib jadi tim menakutkan di kancah sepakbola nasional, karena potensi tersebut memang ada,” jelas dia.
Pelatih kepala Drago Mamic juga diharapkan lebih banyak belajar tentang kultur sepakbola di Indonesia, karena dia dinilai belum memahami benar atmosfer sepakbola di Indonesia.

“Saya melihat sekarang dia masih belum begitu paham bagaiman atmosfer sepakbola Indonesia, sehingga dia masih harus belajar karena itu penting agar dia bisa menangani tim dan menjalani kompetisi untuk hasil maksimal,” tukas Suko

Belum Ada Pemberitahuan Mengenai Inter Islan Cup Ke Pihak Persib

Persib Tidak Tahu Soal IIC 201


Setelah disebut-sebut akan turun dalam turnamen pra-musim di Kota Solo dalam rangka peringatan ulang tahun Persis Solo, kini nama Persib Bandung kembali disebut akan ikut serta dalam turnamen pra-musim yang lain, yaitu Inter Island Cup (IIC) 2011.

Hal ini mencuat ketika Ketua Umum Persiba Balikpapan menyatakan bahwa IIC 2011 ini akan diikuti oleh klub-klub dari masing-masing pulau di Indonesia, dimana turnamen ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jadwal liga. untuk pulau Jawa diklaim akan diwakili oleh Persib, Pelita Jaya, Deltras dan Persebaya. Untuk pulau Sumatera diklaim akan diwakili Sriwijaya FC, PSPS dan Semen Padang. Papua diklaim akan diwakili Persipura, Persiwa dan Persidafon. Sedangkan untuk Kalimantan akan diwakili oleh Persiba, Persisam dan Mitra Kutai Kartanegara.

Namun PT. Persib Bandung Bermartabat melalui komisarisnya Kuswara S. Taryono mengaku Persib belum tahu soal rencana turnamen tersebut, pasalnya pihak Persib belum menerima pemberitahuan baik secara lisan maupun tulisan.

                                                                                      Sumber :   BOTN

Bahas Masa Depan Kompetisi , Exco Gelar Rapat ( 25/10 )



PSSI
NET
KOMITE Eksekutif atau executive committe (Exco) PSSI akan menggelar pertemuan membahas kisruh penyelenggaraan kompetisi sepak bola kasta tertinggi tanah air, Selasa (25/10/2011) mendatang.
Rapat  Exco tersebut rencananya  juga akan menghadirkan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.

“Selasa ada rapat untuk membahas kompetisi,” ujar salah satu anggota Exco PSSI, Toni Apriliani kepada wartawan di Lapangan Brigif 15 Kujang II, Cimahi, Jumat (21/10/2011).
Toni mengungkapkan rapat Exco Selasa mendatang akan mempertanyakan keputusan PSSI yang menambah peserta liga dari 18 menjadi 24 dan perubahan pengelola Liga. Karena Kongres PSSI Bali, 21-23 Januari 2011 lalu telah menetapkan Liga Super Indonesia diikuti oleh 18 klub, karena itu Toni menilai PSSI telah melanggar statutanya sendiri.

Bermain Jangan Lihat Materi , Lihat Bola !!

Loyalitas Pemain Persib Jangan Karena Materi

Loyalitas Pemain Persib Jangan Karena Materi
Mantan pemain Persib Bambang Sukowiyono menilai, skuad Maung Bandung lebih terpaku pada materi sehingga tidak bisa memberikan kemampuan terbaiknya kepada tim.
"Kalau pemain sekarang terkesan seperti hanya mengandalkan uang. Kultur dahulu dan sekarang memang berbeda, tapi kita juga harus bisa belajar dari sejarah, jangan sampai melupakan itu," tegas Suko saat ditemui di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya Kota Bandung Jumat (20/10/2011).

Padahal jika dilihat dari segala aspek, menurut Suko, tim yang berdiri sejak 1933 ini begitu meyakinkan, baik dari segi finansial, sponsor, pemain bahkan pendukung, semuanya sudah sangat siap.

"Tapi kenapa Persib selalu kesulitan meraih gelar juara. Tentu saja ada yang salah di tubuh Persib. Untuk meraih gelar juara itu tidak gampang, kondusivitas antara manajemen, pengurus teras, pelatih, dan pemain harus selaras dan saling mendukung. Karena peran manajemen juga sangat dibutuhkan untuk membangun karakter," pungkasnya

                                                                                                                inilah.com

Sigit Hermawan Tak Gentar Bersaing Di Lini Depan Persib


Aliyudin - Persib Bandung (GOAL.com/Gunawan Widyantara)

Meski minim pengalaman di belantika sepakbola nasional, penyerang muda Persib Bandung Sigit Hermawan mengaku tidak gentar bersaing dengan para seniornya memperebutkan satu tempat di tim inti.

Dengan aksi menawan di laga-laga internal Persib, Zdravko Dragicevic nyaris bisa dikatakan berstatus pemain reguler di lini penyerangan dan tiga nama lagi yakni Airlangga Sutjipto, Aliyudin dan Sigit harus saling mengalahkan menarik perhatian pelatih.

"Sebagai pemain saya harus memastikan diri dalam kondisi siap tempur hingga tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tampil sebaik mungkin ketika kepercayaan dari pelatih itu datang," ungkap Sigit.

Meski dalam suasana persaingan, sebagai pemain junior Sigit mengaku senang karena sering mendapat masukan dari para senior.

"Saya tidak takut bersaing dengan penyerang lain. Tetapi di balik itu, saya bisa belajar banyak bahkan mendapat masukan dari mereka hingga kemampuan yang dimiliki terus berkembang, " lanjut Sigit.

"Bang Ali (Aliyudin) misalnya, dia sering memberi saran, salah satunya soal positioning di tengah lapangan."

Pemain yang musim lalu ditarik pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan memperkuat Persija Jakarta itu menutup perbincangan dengan menyebut keunggulan yang bisa dia tawarkan pada pelatih.

"Kelebihan? Mungkin kecepatan. Karena ini pula sebenarnya saya bisa disimpan di posisi penyerang sayap. Selain memiliki kemampuan sebagai ujung tombak, saya senang menyodorkan umpan-umpan daerah kepada rekan lain di kotak penalti," jelasnya

                                                                                                               Persib Bandung.co.id

Persib Di Tantang Timnas U-23



DIKEPUNG
Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan membidik Persib Bandung untuk menjajal permainan Timnas U-23. Pertandingan ujicoba diagendakan berlangsung pada 28 Oktober mendatang.

"Lawannya, saya ingin Persib Bandung. Saya sudah undang dan saya sudah jalin komunikasi hari ini," ungkap Rahmad Darmawan di Jakarta, Jumat (21/10).

"Atau mungkin tim dari Jakarta, Persitara. Karena mau mengajak Persija saya bingung," katanya seraya disambut tawa para media

Persib Desak PSSI Kumpulkan Klub

 Persib Bandung mendesak PSSI untuk segera mengumpulkan klub-klub yang akan berlaga di liga musim 2011-2012 mendatang. Hal ini dilakukan untuk menyelesaikan polemik tentang pelaksanaan liga musim ini." Kekisruhan tentang liga harus segera diakhiri. Salah satu jalannya PSSI harus mengumpulkan dan menyerap aspirasi klub. Hanya itu yang bisa menyelesaikan polemik selama ini," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono ketika dihubungi, Jumat (21/10).

Menurut Kuswara, perselisihan selama ini yang telah mengkotakkan peserta liga menjadi dua kubu harus segera diselesaikan. Harus ada titik temu antara kubu 14 klub dan kubu 10 klub yang sama-sama ngotot untuk menggelar kompetisi liga.

Dia menambahkan jika telah memperoleh aspirasi dari klub, maka PSSI bisa membuat keputusan yang lebih bijak dan tepat. Sehingga tidak ada klub yang merasa dirugikan oleh PSSI. "Saat ini banyak klub yang merasa dirugikan dengan beberapa keputusan PSSI. Termasuk beberapa keputusan yang dianggap melanggar aturan yang ada," ujar Kuswara

Robbie Gaspar Ke Persib ??


Saat ditanya berapa persen peluang dirinya untuk bergabung bersama Persib, pemain yang musim lalu memperkuat Persema Malang di Liga Primer Indonesia (LPI) ini menjawabnya singkat,"Nanti saja kalau sudah ada di Bandung, saya kabari lagi," tulis Gaspar melalui pesan
singkatnya, Jumat (21/10).

Selain Robbie Gaspar, Pelatih Persib, Drago Mamic juga sebelumnya mengincar bek Goran Subara yang saat ini masih bergabung dengan SAF FC Singapura Namun, keinginan agar Persib dapat segera meminang Goran, tampaknya masih terkendala, mengingat S.League (liga Singapura) masih bergulir dan baru akan berakhir pada 28 November mendatang.

Terkait peluang Robbie Gaspar masuk tim untuk melapis lini belakang Persib, Manajer Persib Umuh Muchtar, hingga saat ini belum bisa memberikan kepastian apa-apa. Umuh lebih menyerahkan keputusan akhir kepada pelatih Drago Mamic.

Umuh mengatakan, kedua pemain asal Australia itu bisa dimainkan di dua posisi yakni sebagai gelandang bertahan maupun sebagai bek murni. Dan keduanya dinilai Mamic cocok untuk diterapkan dalam skema permainan 4-2-3-1 yang tengah dikembangkan pada skuadnya.

Drago memang sangat berharap kepada manajemen Persib untuk mendatangkan satu pemain defender sebagai pelapis Maman Abdurahman dan Abanda Herman.

Maman Pantas Jabat Kapten Persib

Maman Abdurachman
Maman Abdurachman
PEMILIHAN Maman Abdurachman sebagai kapten utama Persib Bandung musim ini oleh Pelatih Drago Mamic dinilai mantan pemain Persib, Adeng Hudaya sudah tepat.

“Pemegang ban kapten harus pemain senior. Kalau pun tidak, dia harus pemain yang bisa memberi teladan bagi rekan-rekanya,” ujar Adeng saat ditemui di kantornya, Bank Mandiri, Jalan Asia-Afrika, Kamis (20/10/2010).
Menurut Adeng seorang kapten tim harus memiliki wawasan yang luas. Salah satunya adalah wawasan bahasa asing. Adeng bercerita jika dirinya sempat mengalami kesulitan berkomunikasi saat Persib menjamu PSV Eindhoven di Stadion Siliwangi, 11 Juni 1987 silam.

Penyandang ban kapten juga harus mampu menjadi jembatan antara pemain dengan pelatih dan manajemen. Menurut Adeng hal ini sangat diperlukan untuk menjaga kondusifitas dalam tim. Dan seorng kapten harus secara aktif mengontrol kondisi rekan-rekan satu timnya.

Ketika ditanya siapa sosok yang paling pantas menyandang ban Kapten Persib musim ini, Adeng menunjuk central back Persib, Maman Abdulrahman. Menurutnya Adeng, Maman memiliki kapabilitas untuk mengemban amanah ban Kapten Skuad Maung Bandung.

“Untuk yang sekarang sudah pas, Maman. Selain sudah terbilang senior di tim, Maman juga dihormati rekan-rekan lainya” pungkasnya

Jumat, 21 Oktober 2011

Persib Surati PSSI Pekan Depan

Awalnya Persib diklaim mendukung kubu 14 tim meski tidak menghadiri pertemuan manager meeting di Jakarta pekan lalu, yang berujung deadlock. Namun manajemen Maung Bandung membantahnya, dan memilih bersikap tidak memihak salah satu blok.
Surat tersebut, kata Kuswara, rencananya akan dikirimkan kepada otoritas tertinggi sepakbola Indonesia itu pada pekan depan, sekaligus menjelaskan secara detail mengenai posisi Persib terhadap kisruh tersebut.

“Suratnya memang belum kami kirimkan kepada PSSI, karena saat ini kami masih menyusun dan mempelajari keputusan kami itu. Kemungkinan surat kepada PSSI akan kami kirimkan pekan depan,” kata Kuswara.
Dia menjelaskan, inti dari setiap poin dari surat pernyataan tersebut antara lain mendesak PSSI agar sesegera mungkin mengambil langkah untuk meneyelesaikan permasalahan dan polemik yang akhir-akhir ini muncul terkait perpecahan peserta kompetisi IPL yang terbagi dua, kubu 13 dan 10.

“Kami juga meminta PSSI segera mengambil langkah untuk menampung aspirasi dari seluruh klub, dan berharap kompetisi sesegera mungkin bisa berjalan dengan baik. Itu poin penting dalam surat yang akan kami kirimkan pecan depan,” jelas dia.

Formasi Drago Mamic Di Anggap Tidak Cocok

Mantan gelandang Persib Bandung Bambang Sukowiyono mengatakan, pola permainan tersebut ( 4-2-3-1 ) lebih efektif jika diterapkan dalam laga tandang karena skema tersebut dianggap tidak cocok untuk tim yang membutuhkan kemenangan.

Sementara untuk laga kandang, Maung Bandung lebih baik memaksimalkan skema 4-4-2, 4-3-3, ataupun 3-5-2, karena formasi ini dianggap ideal untuk tim yang bermain kandang karena membutuhkan kemenangan.
“Kalau untuk main di kandang, saya rasa 4-2-3-1 tidak efektif, karena ketika main kandang, Persib dituntut main lebih menyerang untuk meraih poin penuh,” kata Suko.
Skema 4-2-3-1 sangat asing diterapkan di tim Indonesia, bahkan timnas sekalipun masih asing dengan formasi tersebut.
Sehingga, kata dia, wajar jika pemain kebingungan dengan formasi tersebut ketika turun laga, dan itu terlihat dari laga awal kontra Semen Padang.

M. Ilham Lebih Cocok Di Tempatkan Jadi Gelandang Serang




Mantan pemain Persib era 1970-an Encas Tonif menilai M Ilham lebih cocok ditempatkan sebagai gelandang serang ketimbang sayap murni. Jika ditempatkan sebagai gelandang serang, Ilham diyakini bakal bermain lebih baik.

Hal itu karena para gelandang serang dan bertahan Persib tidak ada yang berkarakter sebagai perusak pertahanan lawan. "Saya melihat yang berani melakukan penetrasi ke pertahanan hanya M Ilham," kata Encas saat ditemui di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Jumat (21/10/2011).

Menurutnya, dua gelandang bertahan (Toni Sucipto dan Hariono) serta gelandang serang Miljan Radovic punya karakter yang sama sebagai pembagi bola.

"Harus ada yang berinisiatif menerobos ke kotak 16 (kotak penalti-red)," ungkapnya.

Jika ditempatkan di sayap, Ilham tidak bisa bergerak leluasa. Sebab, sambung Encas, Ilham punya kemampuan mengocek bola dan menusuk ke pertahanan lawan.

Sebelumnya, Persib pernah memiliki Lorenzo Cabanas yang bertipikal gelandang serang perusak pertahanan. "Ya, kalau dulu kita ada Cabanas. Makanya pelatih juga harus jeli melihat potensi pemain," tutur Encas.

Sumber : detik.bandung

Berlaga Di IPL , Persib Butuh Pemain Nakal

Berlaga di IPL, Persib Butuh Pemain Nakal



Mantan pemain Persib era 1970-an Encas Tonif menilai skuad Maung Bandung musim ini mayoritas lebih memilih bermain safety. Pemain gelandang tengah seperti Hariono, Toni Sucipto, hingga Miljan Radovic bukan tipe main perusak.

Seharusnya lanjut dia, Persib punya gelandang dengan kapasitas pembagi bola sekaligus perusak pertahanan lawan. Gelandang tersebut bisa ikut memecah konsentrasi lawan dengan melakukan penetrasi ke kotak penalti dan memancing pemain belakang keluar dari sarangnya.

"Musim ini Persib tidak punya pemain yang bekarakter perusak konsentrasi pertahanan lawan. Mayoritas karakternya pembagi bola, mainnya safety. Tidak ada pemain nakal yang suka menusuk dan merusak konsentrasi lawan," ucap Encas saat ditemui di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya Kota Bandung, Jumat (21/10/2011).

Sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar pun mengakui musim ini Persib tidak memiliki pemain berkarakter perusak atau temperamen, seperti Hilton Moreira musim lalu. Sehingga, pada perburuan satu pemain tambahan untuk mengisi kuota pemain Asia itu, dia berharap pemain yang didatangkan memiliki karakter seperti itu.

"Ya, kita memang butuh pemain nakal atau temperamen. Dan saya dengar pemain asing Asia yang akan kita datangkan nanti selain bisa ditempatkan di beberapa posisi, dia juga terkenal temperamen juga," kata Umuh

                                                                        Sumber : inilah.com

Persib akan Melakukan TC Di Indramayu


Masa jeda kompetisi Indonesia Premier League (IPL) yang akan kembali bergulir pada bulan Desember, tim pelatih Maung Bandung telah menyusun agenda untuk pemusatan latihan di Kabupaten Indramayu pada bulan November mendatang.

“Rencana pemusatan latihan kemungkinan akan dilaksanakan pada awal bulan November, namun untuk hari dan tempatnya kita belum memutuskan, tapi kemungkinan kita akan menggunakan lokasi yang sama seperti musim lalu.” Ujar Umuh

Pada musim lalu pasukan Maung Bandung juga melakukan pemusatan latihan di Stadion Tridaya, Indramayu ketika di arsiteki Daniel Roekito pada paruh putaran kedua kompetisi musim 2010-2011.
Stadion yang mempunyai kapasitas kurang lebih 10.000 penonton tersebut terbilang cukup memumpuni bagi Persib dalam melakukan pemusatan latihan. Dikarenakan kondisi lapanganan yang rata dengan rumput yang terawat cukup baik serta saluran drainase yang baik .

Inilah Penjelasan PT. LPIS Terkait 'Kacaunya' Jadwal IPL


Inilah Penjelasan PT. LPIS Terkait 'Kacaunya' Jadwal IPL
IPL
Bola.net - Maraknya tudingan bahwa jadwal kompetisi Indonesian Premier League (IPL) kacau balau, membuat jengah manajemen PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT. LPIS). Perusahaan yang dipercaya PSSI menggelar kompetisi profesional untuk musim 2011-2012 tersebut menampik tudingan tersebut seraya menyatakan jadwal yang selama ini beredar tidak benar.

Dalam situs resmi mereka, PT. LPIS mengungkapkan bahwa mereka telah membuat dua draft jadwal gelaran pembuka IPL. Dua draft yang disusun tersebut, masing-masing untuk memenuhi permintaan dari pihak Konfederasi Sepak bola Asia dan permintaan Komite Eksekutif PSSI.

"Pada “DRAFT JADWAL Pertama” ada lima laga yang semestinya dilaksanakan sesuai permintaan anggota Komite Eksekutif  PSSI. Yaitu: Persib Bandung vs Semen Padang (15/10), Persiba Bantul vs Persipura Jayapura (16/10), Deltras Sidoarjo vs Persema Malang (17/10), Persib vs Persipura (19/10), dan Persisam Samarinda vs Persiba Balikpapan (22/10)," tulis mereka dalam situs www.ligaprima.co.id. Jadwal ini untuk menuruti permintaan EXCO PSSI agar ada lima pertandingan di bulan Oktober 2011 ini.

Tapi, sayang, tim-tim yang dijadwalkan berlaga, selain Persib dan Semen Padang, menyatakan ketidak siapan mereka. Untuk pertandingan Persiba Bantul melawan Persipura Jayapura, Departemen Kompetisi IPL sudah mengirimkan konfirmasi kepada pihak Persiba Bantul yang menyatakan, bahwa pertandingan tersebut batal dilaksanakan karena Persipura mengirimkan surat yang menyatakan ketidaksiapan melakukan pertandingan tersebut.

Untuk pertandingan Deltras melawan Persema tidak terlaksana, karena pihak Persema melalui CEO-nya menyatakan timnya belum siap melakukan laga. Untuk pertandingan Persib melawan Persipura, pihak Persib keberatan menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya. Selain itu, Persipura pun menyatakan tidak siap, seperti halnya saat melawan Persiba Bantul. Sementara untuk pertandingan Persisam melawan Persiba Balikpapan, ketika dikonfirmasi Departemen Kompetisi IPL ternyata kedua tim menyatakan ketidaksiapannya.

Alhasil, disebabkan ketidaksiapan empat pertandingan tersebut, IPL kemudian mengeluarkan “DRAFT JADWAL Kedua” yang disampaikan saat CEO Meeting, 13 Oktober 2011. Dalam draft ini hanya berisi satu pertandingan pada Oktober 2011 sesuai permintaan/rekomendasi AFC, dan sudah dikonsultasikan antara AFC dengan Ketua Komite Kompetisi PSSI.

Satu-satunya pertandingan tersebut merupakan kick-off  antara Persib vs Semen Padang pada 15 Oktober 2011. Karena berlangsung penyelenggaraan SEA Games 2011, pertandingan-pertandingan IPL akan berlanjut lagi mulai 26 November 2011.

Totalitas Ala Makasar ( Zulkifli Syukur )

Dilahirkan di Makassar, 3 Mei 1984, Zulkifli Syukur mengawali karier profesionalnya di Pupuk Kaltim Bontang pada Liga Indonesia (LI) XII/2006. Setelah sempat hijrah ke Persmin Minahasa pada musim berikutnya, nama Zulkifli mulai berkibar bersama Arema Malang di era Liga Super Indonesia (LSI) pada tahun 2008. Di klub berjuluk "Singo Edan" tersebut, Zulkifli menjelma menjadi bek kanan terbaik di Tanah Air.

Persembahan terbaik Zulkifli bersama Arema adalah mahkota juara LSI 2009-2010. Setelah sukses mengantarkan Arema menjadi kampiun, Zulkifli pun mulai dilirik pelatih tim nasional Alfred Riedl yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF 2010 di Jakarta. Bersama tim "Merah-Putih", Zulkifli memulai debutnya pada tanggal 21 November 2010, ketika Timnas menghantam Timor Leste 6-0 dalam sebuah laga persahabatan internasional di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.

Sejak saat itu, Zulkifli menjadi langganan tim nasional. Posisinya di bek kanan, praktis tak tergantikan. Termasuk ketika estafet kepelatihan Timnas berganti ke tangan pelatih asal Belanda Wim Rijsbergen pada babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Menjelang Liga Prima Indonesia (LPI) 2010-2011, Zulkifli memutuskan untuk menerima pinangan PERSIB yang kali ini ditangani pelatih asal Kroasia, Drago Mamic. Seperti bersama Arema, Zulkifli pun punya ambisi meraih trofi tertinggi bersama tim kebanggaan bobotoh ini.

Untuk itu, ia berjanji menunjukkan totalitas ala Makassarnya. "Saya memang tidak akan pernah melupakan Arema dan Malang. Klub dan kota itulah yang telah membesarkan saya. Tapi, sekarang saya sudah menjadi pemain PERSIB. Sebagai pemain profesional, saya harus total untuk membantu tim ini menjadi juara," kata pemain bernomor punggung 3 ini.***
Data Diri Zulkifli Syukur
No. Punggung --- : --- 3
Nama Lengkap --- : --- Zulkifli Syukur
Panggilan --- : --- Zulkifli
Kelahiran --- : --- Makassar, 3 Mei 1984
Tinggi/Berat --- : --- 175 cm/70 kg
Posisi --- : --- Belakang
Klub Sebelumnya --- : --- Arema Indonesia (2008-2011)
Caps/Gol LSI --- : --- 58 main/1 gol
Total Gol --- : --- 3 (2 LI/LSI; 1 Copa)
Karir Timnas --- : --- 2010-2011
Caps Timnas --- : --- 15 main/0 gol
Debut Internasional --- : --- vs Timor Leste 6-0; 21 November 2010  Persahabatan
Karir Klub
Musim --- Klub --- Divisi
LI XII/2006 --- Pupuk Kaltim Bontang --- Utama
LI XIII/2007 --- Persmin Minahasa --- Utama
LSI 2008/2009 --- Arema Malang --- LSI
LSI 2009/2010 --- Arema Malang --- LSI
LSI 2010/2011 --- Arema Indonesia --- LSI
LPI 2011/2012 --- PERSIB Bandung --- LPI

Persib Tak Punya Gelandang Perusak Konsentrasi Lawan

Persib Bandung musim ini dihuni para pemain dengan kualitas mumpuni dan masuk jajaran elit sepakbola nasional. Namun dari semua pemain yang ada, khususnya gelandang, Persib dinilai tidak punya pemain bertipikal perusak konsentrasi lawan.

"Persib sekarang tidak punya pemain yang karakternya merusak konsentrasi pertahanan lawan," ucap mantan pemain Persib era 1970-an Encas Tonif.

Hal itu dikemukakan Encas saat ditemui di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Jumat (21/10/2011).

Encas mengatakan, para gelandang 'Maung Bandung' memang bukan berkarakter perusak. Misalnya Hariono, Toni Sucipto, hingga Miljan Radovic.

"Mereka karakternya pembagi bola, mainnya safety. Tidak ada yang suka menusuk ke pertahanan lawan," ungkapnya.

Seharusnya, Persib punya gelandang dengan kapasitas pembagi bola sekaligus perusak pertahanan. Di mana, gelandang bisa ikut memecah konsentrasi lawan dengan melakukan penetrasi ke kotak penalti dan memancing pemain belakang keluar dari sarangnya.

Selain memancing pemain belakang keluar, gelandang perusak juga bisa membantu mencetak gol atau membuka ruang bagi striker dan pemain lain unuk menjebol gawang lawan.

Karena tidak punya pemain perusak itu, praktis Persib kesulitan mencetak gol ke gawang lawan. "Ya seperti itu, Persib susah bikin gol karena strikernya tidak dibantu gelandang perusak," tandas mantan asisten pelatih Persib di musim 2005/2006 itu.

Sumber : us.detik.bandung

Kamis, 20 Oktober 2011

Nominal Hadiah Yang Di Perebutkan Di Kompetisi IPL 2011 / 2012

Berapa besaran hadiah yang bakal diperebutkan oleh 24 klub di kompetisi Indonesia Premier League?  PSSI resmi menetapkan hadiah uang tunai sebesar Rp2,5 Miliar di musim pertama IPL.

"Juara I Kompetisi akan mendapatkan Rp2,5 miliar, Juara II mendapatkan Rp1 miliar, Juara III mendapatkan Rp750 juta dan Juara IV mendapatkan Rp500 juta," ujar Juru bicara PSSI Eddi Elison.

Ditambahkan Eddy, setiap peserta IPL juga akan menerima Rp2 miliar yang rencananya akan diserahkan pada Januari 2012.

"Selanjutnya, pihak pelaksana kompetisi yakni PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setelah tenggat pendaftaran klub pada 26 Oktober mendatang," jelasnya

Menurut Eddi, dalam RUPS itu akan dibahas hak dan kewajiban klub sebagai pemegang saham. Soal saham PT LPIS, menurut Eddi, sebagaimana yang tertera dalam akte pendiriannya yang telah disahkan Menkumham pada 10 Oktober 2011 adalah 70 persen atas nama Djohar Arifin mewakili PSSI dan 30 persen atas nama Farid Rahman mewakili klub.

Sementara itu, mengenai ketidakpastian pagelaran Divisi Utama, Eddi menyatakan bahwa kompetisi Divisi Utama akan dimulai pada 27 November 2011 yang akan diikuti 47 klub yang dibagi dalam empat wilayah.

"Pendaftaran kesertaan klub-klub Divisi Utama akan dimulai pada 21 Oktober hingga 5 November 2011."

"PSSI telah menunjuk Saleh Mukadar sebagai Deputi Sekjen Bidang Kompetisi guna menangani kompetisi klub amatir," ungkapnya.

Sedangkan untuk kompetisi amatir (Divisi 1, 2 dan 3) menurut rencana akan digulirkan pada Januari 2012 mendatang.

Menurut Eddi, dana APBD baru bisa cair di bulan Februari bahkan di beberapa daerah di bulan April setiap tahunnya. Sebagaimana diketahui, klub-klub amatir dapat menggunakan dana dari APBD di setiap daerah.

PSSI mengambil kebijaksanaan untuk memberikan dana talangan kepada peserta kompetisi Amatir, yang jumlahnya akan ditetapkan kemudian. Peserta kompetisi amatir sendiri Divisi I U23, Divisi II U21 dan Divisi III U 19

Rabu, 19 Oktober 2011

Pemain Baru Gabung Hari Senin

Teka-teki siapa pemain baru asal Asia yang akan mengisi kekosongan satu slot pemain asing asal Asia sepertinya akan segera terjawab. Pemain yang berposisi sebagai pemain bertahan dan diproyeksikan untuk menjadi pelapis Abanda Herman dan Maman Abdurrahman ini direncanakan akan bergabung bersama pemain lainnya hari Senin 24/10/2011 nanti.

Akan tetapi, baik itu pelatih Persib Drago Mamic maupun manajer tim Umuh Muhtar masih menutup rapat-rapat nama pemain ini. Namun dari kabar yang beredar di lingkungan Persib pemain tersebut adalah Robbie M Gaspar, pemain asal Australia yang lama memperkuat Persema Malang.
,“Semua masih mungkin, Gaspar pemain bagus tapi semuanya terserah pelatih,” singkat Umuh .

Berikut Biodata Robbie Gaspar
Namalengkap : RobertMarkGaspar
Tanggallahir : 7Februari1981
Tempatlahir : Fremantle,AustraliaBarat,
Tinggi : 185cm
Posisibermain : Gelandang
Nomor Punggung : 23

Karier senior
1997-1999 Hanujk Split
2000-2001 Sidney Olympic
2001-2002 Pert SC
2002-2003 QAF FC
2003-2004 Sabah FC
2005 Persita Tanggerang
2006-2009 Persiba Balikpapan
2009-2011 Persema Malang


Selasa, 18 Oktober 2011

Drago Tidak Di Berikan Pilihan Memilih Asisten

 Drago tidak diberikan pilihan memilih asisten

Pelatih Persib Bandung Drago Mamic tidak memiliki pilihan untuk membawa asisten pelatih pilihannya, ketika menerima pinangan manajemen Persib Bandung. Kondisi tersebut membuat Drago pada awal kedatangannya ke Bandung membutuhkan waktu untuk beradaptasi, dengan tiga asisten yang sudah disiapkan manajemen yakni Robby Darwis, Anwar Sanusi (pelatih kipper), dan Dino Sefrianto (Pelatih fisik).

“Saya datang ke sini tidak dengan pilihan untuk membawa seseorang, meskipun memang banyak pelatih yang membawa asistennya ketika bergabung ke klub baru,” kata Drago.
Dia menilai, ritual membawa asisten pelatih tersebut dilakukan karena asisten tersebut biasanya sudah sering bekerjasama dengan si pelatih dan lebih mengerti apa yang dikehendaki pelatih kepala untuk meracik tim barunya.
Drago sendiri mengaku akan lebih mudah bekerja jika ketika dia ditawari menukangi Persib dia diberikan pilihan untuk membawa asisten pelatih yang sudah menemaninya di beberapa tim sebelum Persib, untuk membantu tugasnya sehingga Drago tingal memerintahkan asisten untuk melakukan berbagai instruksi latihan.
Untuk saat ini, pelatih yang pernah menukangi timnas Myanmar itu lebih memilih untuk bekerjasama dengan asisten pelatih yang ada, namun dia mengaku masih butuh proses adaptasi dengan Robby Darwis cs untuk menerapkan pola latihan dan pembentukan tim.

“Saya butuh adaptasi untuk mengetahui siapa asisten saya, karena ketika datang ke Bandung saya tidak mengenal siapapun,” jelas dia.
Meski demikian, pelatih 57 tahun ini tidak mempermasalahkan kualitas asistennya musim ini.
“Bukannya saya tidak puas dengan asisten saya saat ini, meskipun saat ini saya memaklumi jika saya tidak bisa membawa asisten pelatih sendiri, dan itu biarlah menjadi masalah saya,” tukas dia

Pemain Muda Adalah Investasi Klub Di Masa Depan

PEMAIN muda Persib sekarang di harapkan menjadi tulang punggung bagi PERSIB di masa yang akan datang , klub sebesar Persib jangan terlalu banyak mempokuskan  merekrut pemain - pemain yang berlabel bintang atau TIMNAS bukannya di '' haramkan '' tetapi dilihat dari segi ekonomisnya , bukan rahasia umum lagi bila pemain - pemain berlabel '' star '' maupun Timnas nilai kontraknya pasti selangit itu bisa menguras kantong klub dan itu sangat berbahaya bagi kelangsungan klub itu sendiri bila tidak di sesuaikan dengan pemasukan .

PEMAIN bintang ataupun Timnas bukan kunci jawaban untuk meraih trofi juara , karena bermain ciamik ketika berseragam Timnas belum tentu bagus bila mengenakan kostum klub .
trofi juara justru bisa di rebut oleh klub yang di awal - awal kompetisi tidak di perhitungkan sama sekali atau hanya sekedar '' kuda hitam '' tapi justru di dalam skuadnya di huni oleh pemain - pemain yang punya semangat ,loyalitas dan totalitas tehadap klub yang di belanya walaupun mereka bukan pemain bintang .

PEMAIN muda jangan di kucilkan karena itu justru akan membunuh karier mereka di masa depan , beri kesempatan buat mereka untuk menambah jam terbang bermain dengan ketentuan di moment yang di rasa tepat oleh pelatih . Disini di perlukan kepintaran serta kelihaian dari pelatih klub yang bersangkutan .


Persib Butuh Empat Laga Eksebisi Selama Jeda Kompetisi

 Persib Bandung membutuhkan sekitar empat laga eksebisi sebelum kembali bertanding dalam lanjutan Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012 pada 3 Desember mendatang.
Pelatih kepala Persib Bandung Drago Mamic mengatakan, selama jeda kompetisi lebih dari satu bulan, dia mengharapkan manajemen bisa mengagendakan empat  uji coba melawan tim yang memiliki kualitas sepadan, dan rencana tersebut sudah dibicarakan dengan manajemen.
“Saya ingin tim melakukan empat kali uji coba pada periode kita butuh empat uji coba dari 10-25 November dan 15-25 Oktober dengan lawan yang cukup kuat. Kita butuh game uji coba paling terakhir 10 hari sebelum pertandingan resmi dimulai,” kata Drago.
Jika mengacu pada jadwal pertandingan yang sudah dilansir PT Liga Prima selaku pengelola kompetisi, Persib akan bertanding 3 Desember melawan Persijap Jepara, dengan asumsi pertandingan kontra Persipura 19 Oktober tidak dimundurkan menjadi 3 Desember.
Drago mengaku sudah meminta manajemen untuk memfasilitasi uji coba di Hongkong, namun tidak direstuimanajemen lantaran keterbatasan anggaran.
“Ke Hongkong tapi manajemen bilang tidak ada bujet, Malaysia tidak ada bujet, Jakarta tidak ada lapangan bagus untuk main. Saya inginnya ke Hongkong karena di sana satu kota banyak tim, banyak tim kuat, hotel bagus, dan lapangan yang memadai,” jelas dia.
Drago sendiri menampik kemungkinan timnya bentrok dengan Churchill Brother FC India, dengan alasan sangat terbatasnya lapangan yang memadai untuk menggelar sebuah pertandingan.

Drago Mamic Ingin Persib Menjajal Tim Luar Negeri




Bandung - Pelatih Persib Bandung Drago Mamic mengutarakan keinginannya untuk menggelar uji coba dengan tim luar negeri. Ia pun membidik beberapa tim di kawasan Asia untuk jadi lawan uji tanding 'Maung Bandung'.

"Saya ingin ada waktu satu atau dua minggu untuk melakukan uji coba dengan tim kuat," ujar Drago kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Senin (17/10/2011).

Drago sendiri sudah menyampaikan keinginannya kepada Manajer Persib Umuh Muchtar. "Saya minta ke Pak Umuh untuk memberikan kita kesempatan uji coba, entah ke Kuala Lumpur, Hongkong, Singapura, Bangkok atau ke mana pun tempatnya di mana kita bisa pilih lawan ujicoba," jelasnya

Ia berharap, laga uji coba itu dilakukan Persib maksimal satu atau dua pekan jelang laga selanjutnya. Jika sesuai dengan jadwal, Persib kemungkinan akan kembali menjalani laga resmi di Liga Prima Indonesia (LPI) Desember mendatang.

"Kita butuh tiga, empat, sampai lima kali pertandingan uji coba," ucapnya.

Senin, 17 Oktober 2011

Persib Ogah Komentari Klub Lain Soal Kisruh PSSI

Persib Ogah Komentari Klub Lain Soal Kisruh PSSI


Bandung - Persib Bandung ogah mengomentari klub lain peserta Liga Prima Indonesia (LPI) yang terbagi jadi dua kubu. Persib sendiri lebih memilih mengedepankan sikapnya sebagai klub yang netral menyikapi kisruh induk sepakbola tertinggi di tanah air itu.

"Kami tidak mau mengomentari sikap klub lain. Yang jelas Persib berada dalam posisi di tengah-tengah," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono.

Hal itu dikemukakan Kuswara saat ditemui wartawan di PN Bandung Jalan RE Martdinata, Senin (17/10/2011).

Dengan statement itu, praktis Persib melunturkan kabar yang beredar bahwa Persib berada di salah satu pihak. "Sebelum tadi malam, kita belum pernah menyatakan sikap," ucap Kuswara.

"Namanya sikap (masing-masing klub), mereka juga pasti punya argumen sendiri. Kalau sikap kita seperti ini, itu sudah keputusan kolektif jajaran direksi dan komisaris PT PBB," katanya.

Diakuinya, sebelum mengeluarkan sikap, klub yang terbagi jadi dua kubu sempat bicara dengan salah seorang pejabat di PT PBB. Mereka mengajak Persib untuk gabung ke kubu mereka.

"Komunikasi seperti itu memang ada. Tapi saat itu kita bilang belum menyatakan sikap dan perlu bicara dulu secara internal untuk menentukan sikap," ungkapnya.

Kuswara menambahkan, Persib sendiri akan terus melihat perkembangan selanjutnya atas kisruh yang terjadi. Jika perlu mengambil sikap lebih lanjut, Persib akan menentukannya sesuai keputusan bersama di PT PBB.

"Itu nanti babak kedua. Sambi berjalan, kita akan terus lihat perkembangannya (dari kisruh PSSI) seperti apa," tandasnya.

Persoalan kisruh sendiri ditengarai karena ada dua kubu yang berseberangan paham. Di satu kubu, klub menginginkan kompetisi tetap digelar mulai 15 Oktober dengan PT Liga Prima Sportindo sebagai penyelenggara.

Namun di kubu lainnya, klub menginginkan kompetisi tetap dikelola PT Liga Indonesia yang mengelola Liga Super Indonesia (LSI) musim lalu. Sebab, kompetisi yang sudah dibuka pada 15 Oktober lalu dinilai melanggar statuta PSSI.

Sebab sesuai hasil Kongres PSSI II di Bali 2011, pengelola kompetisi yakni PT Liga Indonesia dengan nama kompetisi LSI. Kubu ini bahkan berencana membuat liga tandingan.

Persib sendiri memilih sikap netral dan akan segera mengirim surat ke PSSI. Isi suratnya berisi permintaan kepada PSSI agar segera menyelesaikan persoalan yang ada dengan bijak dan elegan. Bahkan Persib meminta PSSI tidak melakukan hal kontroversial, misalnya ancaman mencoret klub dari keikutsertaan kompetisi.

Rapor Merah Pemain Timnas Di Laga Perdana Persib



Toni Sucipto & Zulkifli Syukur
MANTAN pemain Persib Bandung era perserikatan, Bambang Sukowiyono angkat bicara mengenai performa para punggawa anyar Persib musim ini. Suko menyoroti performa para pemain baru Maung Bandung yang berstatus sebagai pemain tim nasional Indonesia saat menjamu Semen Padang, Sabtu (15/10/2011).
Suko menilai kartu merah yang dikeluarkan wasit, Restu Selamet untuk Zulkifli Syukur memang pantas diterima pemain yang kini tengah membela Timnas Indonesia di ajang Kualifikaasi Piala Dunia zona Asia tersebut.

“Mengenai kartu merah yang diterima, itu sudah menjadi konsekuensi dia atas tindakan yang dia lakukan dilapangan,” ujarnya  di kantor Pengda PSSI Jabar, Senin (17/11/2011).
Sebagai pemain yang mendapat kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia, Zulkifli seharusnya bisa mengontrol sikapnya. Tindakan kurang terpuji Zulkifli dinilai Suko justru merugikan tim.

“Seharusnya dia tidak melakukan tindakan yang merugikan tim, pemain Timnas yng ada di Persib seharusnya bisa lebih arif” ujarnya.
Selain menyoroti performa Zulkifli dan beberapa pemain Timnas yang musim ini membela Persib, Suko juga memberi catatan kepada seluruh skuad Maung Bandung. Menurut Suko ketika seorang pemain telah mengenakan kostum kebesaran Persib, maka ia harus sudah siap menerima tekanan bobotoh.

“Menjadi pemain Persib harus siap menerima tekanan dari bobotoh, dan jadikanlah tekanan itu sebagai pemicu bukan malah jadi hilang kendali, frustasi dan emosional,” pungkasnya.

Persib Minta PSSI Jangan Ambil Langkah Kontroversial

Persib Minta PSSI Jangan Ambil Langkah Kontroversial




Bandung - Persib Bandung meminta PSSI jangan mengambil langkah dan memberikan statement kontroversial. Sebab hal itu dikhawatirkan akan berdampak pada kisruh yang semakin rumit.

"Perlu langkah arif, bijak, dan elegan dari PSSI, jangan ambil langkah kontroversial, misalnya akan memberikan sanksi bagi klub yang dianggap membangkang," kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono.

Hal itu dikemukakan Kuswara saat ditemui wartawan di PN Bandung Jalan RE Martdinata, Senin (17/10/2011).

Mewakili Persib, Kuswara berharap PSSI segera bisa menyelesaikan konflik yang ada. Solusi yang ada pun diharapkan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Kami mohon PSSI mengambil langkah bijak, elegan, dan nyaman bagi semua klub. Jangan sampai ada persoalan lagi," ucapnya.