Minggu, 23 Oktober 2011

Djohar Arifin Klaim Punya Saham 70 Persen di PT Liga Prima


TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoensia (PSSI) Djohar Arifin Husein mengklaim memiliki saham sebesar 70 persen di PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) . "Besaran saham ini sebagaimana yang tertera dalam akte pendiriannya yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemhukham) 10 Oktober 2011," kata Eddi Elison, juru bicara PSSI, melalui pesan singkat yang terima Tempo, Minggu, 23 Oktober 2011.

Namun, kata Eddi, kepemilikan saham tersebut oleh Djohar mewakili PSSI. Sedangkan 30 persen saham atas nama Farid Rahman, mewakili klub. Jadi, kepemilikan saham PT Liga Prima Sportindo ini bukan atas nama pribadi. "Tidak ada masalah dengan saham PT LPIS, jelas kepemilikan sahamnnya," Eddi menegaskan.

Pihaknya telah memprogramkan setiap peserta kompetisi IPL akan menerima dana Rp 2 miliar yang  akan diserahkan pada Januari 2012. Adapun untuk juara I kompetisi akan memperoleh hadiah sebesar Rp 2,5 miliar. Juara II Rp 1 miliar, Juara III Rp 750 juta, dan Juara IV Rp 500 juta. "Jadi kompetisinya siap dilaksanakan," katanya.

Sedangkan klub-klub yang menolak kompetisi Indonesia PLI, bersikukuh bahwa sesuai  keputusan kongres II Bali, PT Liga Indonesia yang berhak atas saham sebesar 99 persen. Sisanya, 1 persen dimiliki PSSI. Jadi, 99 persen saham itu milik klub, sehingga klub yang menolak kompetisi tersebut berhak menentukan apakah Liga Prima ini bisa digelar atau tidak.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar